Tampilkan postingan dengan label kekerasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kekerasan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Maret 2010

Kekerasan tak menghasilkan apa-apa


Sesungguhnya anak cengeng dan rewel kerap kali terjadi pada saat usia batita. Bila hal tersebut masih berlanjut pada usia sekolah (diatas 5 tahun), kita sebagai orang tua sudah selayaknya mengatasinya. Hal ini biasanya dikarenakan anak tidak punya atau tak diberi keahlian dalam berbicara. Anak yang biasa di manja juga bisa menjadi cengeng, karena terbiasa apa yang diinginkannya dituruti.

Dalam menghadapi hal ini orangtua harus konsisten, kalau memang tidak boleh, ya, tidak boleh, kendati si anak terus merengek dan menangis. Hal ini lebih baik kita lakukan demi kebaikan si anak di masa depan. Sering terjadi anak yang cengeng bila besar nanti akan menjadi kurang tangguh, kurang percaya diri, tidak mandiri, tidak matang, dan selalu merasa cemas.

Tangisan anak yang terus-menerus, terkadang bisa membuat orang tua menjadi bertindak agresif. Tindakan yang sering terjadi dengan memarahi si anak sampai dengan memukul atau mencubitnya. Orang tua harus belajar menahan diri, tindakan yang agresif kepada anak ini tidak akan meredakan tangisannya malah biasanya akan meningkatkan tangisannya. Mendengar tangisan anak yang semakin keras, banyak orang tua yang hilang kesadarannya sehingga lebih banyak lagi cubitan/pukulan yang mendarat ke tubuh si anak, tanpa disadari/gelap mata bisa menghilangkan nyawa si anak.

Dampak yang paling kecil, anak akan meniru tindakan orang tua. Anak akan melakukan hal yang sama terhadap orang lain, karena cara itulah yang ia tahu untuk dapat mengekspresikan kekesalannya pada orang lain maupun orang tuanya.



gambar : http://a.abcnews.com/images/Health/ht_trillions_060727_ssv.jpgh



LinkWithin

Related Posts with Thumbnails